Jakarta – PT Energi Mega Persada Tbk melalui anak usahanya, EMP Bentu Limited, yang merupakan operator dan pengendali 100% kepemilikan di Kontrak Kerja Sama Wilayah Kerja (KKS WK) Bentu, berhasil menemukan kandungan minyak bumi di tempat (oil in place) dengan perkiraan awal sebesar 20 juta barel dari Lapangan Central East Napuh (“CEN”) Deep South yang terdiri dari dua lapisan reservoir batupasir pada Formasi Lakat dengan total ketebalan 43 kaki.

Temuan kandungan minyak tersebut berasal dari Sumur Eksplorasi Central East Napuh 02 Deep Well (“CEN-02”) yang telah selesai di bor pada April 2025 dengan total kedalaman 4.647 kaki.

KKS WK Bentu terletak di Riau, Sumatera, merupakan aset yang produksi utamanya adalah gas, dengan cadangan dan sumber daya kontingen (2P + 2C) sebesar 375,6 miliar kaki kubik gas per 10 oktober rta target produksi sebesar 93 juta kaki kubik gas per hari dalam tahun yang sama.

Direktur EMP, Tri Firmanto mengatakan, berdasarkan data geologi, geofisika, dan reservoir yang tersedia, temuan minyak bumi ini berpotensi memberikan tambahan produksi sebesar 1.500 – 2.500 barel minyak per hari dari proyek pengembangan menyeluruh terhadap Lapangan CEN.

“Hal ini akan tercapai melalui implementasi 11 sumur pengembangan yang telah direncanakan,” ujar dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (10/10/2026).

Sementara itu, Wakil Direktur Utama EMP, Edoardus Ardianto mengatakan, temuan kandungan minyak di wilayah kerja Bentu ini tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama yang baik diantara tim EMP, SKK Migas, serta stakeholder lainnya di area sekitar KKS WK Bentu.

“Kami akan terus melakukan kegiatan eksplorasi dan pengembangan di Wilayah Kerja Bentu dengan tujuan untuk meningkatkan produksi dan cadangan migas dari WK tersebut,” kata dia.lgo99

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *