Jakarta – Minyak goreng yang baru digunakan beberapa kali biasanya mulai berubah warna menjadi lebih gelap. Selain membuat makanan terlihat kurang menarik, minyak yang cepat menghitam juga membuat penggunaannya terasa boros karena harus sering diganti.
Padahal, minyak goreng dapat dibuat lebih awet selama digunakan dengan cara yang tepat. Cara memasak, jenis makanan yang digoreng, suhu minyak, hingga cara menyaring dan menyimpannya setelah digunakan dapat memengaruhi kondisi minyak.
Jika ingin minyak goreng tidak cepat menghitam, kuncinya bukan sekadar menggunakan minyak sesedikit mungkin. Yang lebih penting adalah mencegah sisa tepung, remah makanan, bumbu, dan air ikut terbakar di dalam minyak. Berikut beberapa cara yang bisa diterapkan di rumah, dirangkum Liputan6.com, Selasa (8/9/2026).
- Gunakan Api Sedang Saat Menggoreng
Salah satu penyebab minyak cepat rusak adalah suhu yang terlalu tinggi. Minyak yang terus-menerus dipanaskan secara berlebihan akan lebih cepat mengalami perubahan warna dan kualitas.
Gunakan api sedang dan sesuaikan dengan jenis makanan yang dimasak. Api besar memang membuat minyak cepat panas, tetapi tidak selalu membuat makanan lebih cepat matang secara merata.
- Jangan Memasukkan Makanan Sebelum Minyak Cukup Panas
Memasukkan bahan makanan ketika minyak masih terlalu dingin dapat membuat makanan menyerap lebih banyak minyak. Proses penggorengan juga menjadi lebih lama sehingga minyak berada di atas panas dalam waktu lebih panjang.
Namun, minyak juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama kosong di atas api. Panaskan minyak secukupnya, kemudian segera gunakan untuk menggoreng.
- Jangan Terlalu Sering Memanaskan Minyak Tanpa Digunakan
Minyak tidak hanya mengalami perubahan ketika digunakan untuk menggoreng. Pemanasan berulang tanpa bahan makanan juga dapat mempercepat penurunan kualitas minyak.
Karena itu, sebaiknya tentukan jumlah minyak yang memang diperlukan. Setelah selesai menggoreng, matikan kompor dan jangan membiarkan wajan berisi minyak terus berada di atas panas.lgo99
